Entri Populer

Selasa, 04 Oktober 2011

Ilmu Sosial Dasar. Tugas 2 : Demonstrasi Mahasiswa.

Sebuah protes demonstrasi atau jalanan adalah tindakan oleh sekelompok massa atau kumpulan kelompok-kelompok orang dalam mendukung politik sebab atau lainnya, tetapi biasanya terdiri dari berjalan dalam formasi barisan massa dan baik mulai dengan atau pertemuan di sebuah titik akhir yang ditunjuk, atau reli , untuk mendengar pembicara .

Tindakan seperti blokade dan duduk-in juga dapat disebut sebagai demonstrasi. Demonstrasi bisa tanpa kekerasan atau biasanya disebut oleh peserta sebagai " militan", atau dapat mulai sebagai tanpa kekerasan dan menghidupkan tergantung pada situasi kekerasan.Kadang-kadangpolisi anti kerusuhan atau bentuk lain dari penegakan hukum terlibat. Dalam beberapa kasus ini mungkin dalam rangka mencoba untuk mencegah protes dari mengambil tempat di semua.Dalam kasus lainnya mungkin untuk mencegah bentrokan antara kelompok saingan, atau untuk mencegah demonstrasi menyebar dan berubah menjadi kerusuhan.

Istilah ini telah digunakan sejak pertengahan abad ke-19, seperti 'rakasa pertemuan' istilah, yang awalnya diciptakan dengan mengacu pada majelis besar pengunjuk rasa terinspirasi olehDaniel o'connell di Irlandia. Demonstrasi adalah bentuk suatu dari aktifisme , biasanya mengambil bentuk pertemuan umum orang dalam reli atau berjalan dalam sebuah pawai.Dengan demikian, pendapat ini dibuktikan signifikan dengan mengumpulkan dalam kerumunan yang terkait dengan pendapat itu.

Demonstrasi dapat digunakan untuk menunjukkan sudut pandang (baik positif atau negatif) mengenai isu publik, terutama yang berkaitan dengan dirasakan keluhan atau ketidakadilan sosial . Sebuah demonstrasi biasanya dianggap lebih sukses jika lebih banyak orang berpartisipasi. Topik demonstrasi sering berurusan dengan politik , ekonomi , dan sosialmasalah.

Sebagai contoh, di Surabaya para mahasiswa yang tergabung dalam BEM Nusantara menggelar aksi demo di depan gedung negara Grahadi. Dalam aksinya, mereka menuntut SBY-Boediono turun. Massa juga membakar gambar orang nomor satu dan dua di Indonesia. itu (29/9/2011)

SBY-Boediono sudah kalah legitimasi melawan aksi demo mahasiswa, pemuda dan pekerja serta rakyat kecil. SBY-Boed terbukti sudah gagal, disebut sebagai rezim pembohong oleh para tokoh lintas agama dan dikecam rakyat sebagai rezim korup. Bahkan kabinetnya pun disebut media dan analis sebagai kabinet kleptokratik. Kini demo-demo di istana Senin ini desak SBY-Boed turun karena gagal total,

Sekarang pembongkaran skandal Century makin menguat. Ada juga mafia Pemilu. Kasus Nazaruddin juga kian terbuka. Tak salah bila banyak pihak menduga terjadi pengalihan isu dengan bom Solo. Namun demo anti-SBY/Boed bakal jalan terus

Ada juga skandal mantan Dirjen Pajak Darmin Nasution (kini gubernur BI) soal pajak, Sri Mulyani dan Boediono juga soal pajak, seperti kasus Halliburton, Tumewu dan seterusnya. Semua itu merusak kredibilitas pemerintah sendiri

Massa yang terdiri dari ribuan mahasiswa, pemuda, buruh, dan rakyat biasa melakukan aksi teatrikal di seberang Istana Negara, Jakarta, dengan membakar boneka-boneka yang disimbolkan sebagai roh-roh jahat pengisi Istana Negara.

"Ini aksi pembuka kami untuk reli panjang sampai pemerintahan ini jatuh," kata aktivis Gerakan Indonesia Bersih, Ahmad Kasino, kepada wartawan di lokasi demonstrasi, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Senin (26/9).

Menurut Kasino, ketabahan rakyat menghadapi krisis multi-dimensi yang diakibatkan ketidakbecusan pemerintah, sudah habis. Bahkan, tiap kedatangan baik Presiden maupun Wakil Presiden ke daerah-daerah pasti diwarnai demonstrasi penolakan dari mahasiswa. Fenomena itu adalah bukti bahwa SBY-Boediono kehilangan kepercayaan dari rakyat.

"Koordinasi kami dengan teman-teman pemuda di daerah, mereka akan melakukan penolakan setiap ada kunjungan Presiden dan Wakil Presiden," kata tokoh aktivis 98 ini.

Saran

Sepertinya memang sudah sejak lama pemimpin dan rakyat negara ini berbenah, tanpa harus melihat keburukan masing-masing dan menerima setiap kritik dan saran sebagai kekurangan yang harus kita sempurnakan lagi.

Untuk para pemimpin negara ini, apa semua amanat rakyat yang dijunjung sudah kalian kerjakan dengan baik?, dan untuk para rakyat, hal apa yang sudah kita lakukan untuk membantu membenahi negara ini?. Karena negara ini tidak akan mungkin berdiri tegak tanpa topangan dari segenap penduduknya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar